July 3, 2010
November 6, 2009
Kategori 1 – keunikan masing2

Anak kecil yang lucu imut dan manis berpose selepas menjalankan sholat idul fitri dengan didampingi pamannya yang gendut dan lucu, tatapan matanya yang lugu menjadi daya tarik dari anak kecil ini. tugas information retrieval

Dua anak kecil berpose dengan gaya yang tidak kalah dengan kedua orang tua mereka, layaknya seperti anak kembar walaupun kenyataanya mereka sebenarnya bukan saudara kandung, tetapi dari tampilannya kelihatan serupa tetapi tak sama.

Dua benda matipun (sendal jepit beruang kuning yang imut) tidak kalah ingin menunjukkan eksistensinya dengan berpose dengan ekspresi senyum manis di depan kamera, layaknya dua saudara kembar yang sangat akur dan berbahagia.

Suasana kebersamaan di hari raya idul fitri dengan mengunjungi makam kakek, baik tua muda sampai cucu cicit buyut dari si kakek, yang telah tenang di alam lain, pun ikut mengunjungi makam kakek yang mereka sayangi .

Pose anak kecil yang menakutkan sebagian orang, dengan ekspresi ingin menunjukan kegarangannya dengan menirukan tokoh idolanya di kartun televisi. Sorotan matanya yang menakutkan bagai menunjukan kegarangan si anak kecil ini.

Berita tertangkapnya Nurdin M Top di televisi, tidak saja menarik perhatian orang-orang dewasa, tetapi juga anak balita. Sampai-sampai mereka mau meluangkan waktu sejenak untuk menyimak dengan seksama berita tertangkapnya sang gembong teroris tersebut

Selama ini sepak terjang Nurdin M Top tidak saja membuat takut orang-orang dewasa, tetapi juga anak balita. Ketakutan mereka bahkan terasa saat melihat berita tertangkapnya Nurdin M Top, bahkan di televisi sekalipun.

Kesakralan tradisi sungkeman keluarga pada hari raya Idul Fitri tetap harus dijaga dan dilestarikan, bahkan lelahnya badan saat harus bersujud dari 1 orang ke orang lain tidak berarti apa-apa demi teraihnya kata maaf dari mereka yang tersayang.

Salah satu wahana yang paling diminati di tempat wisata air adalah ember tumpah. Deretan wisatawan lokal tampak berdiri di sekitar wahana itu menunggu air di ember penuh untuk kemudian ditumpahkan. Saat-saat menunggu itulah saat-saat yang cukup menegangkan.

Bila berada di wahana wisata air yaitu ember tumpah, maka rasa segar dan senang akan terasa saat ember yang sudah penuh air ditumpahkan ke para pengunjung. Saat-saat untuk menunggu ember penuh akan terbayar sudah dengan tumpahan berliter-liter air yang menyegarkan.

Polisi lalu lintas ternyata juga dapat melakukan pelanggaran lalu lintas yaitu tidak menyalakan lampu sen pada saat berbelok, padahal tidak jarang pengendara kendaraan bermotor yang berbelok tanpa menyalakan lampu sen akan terkena tilang oleh mereka

Sebuah pemandangan matahari terbenam di kota bandung. Jika selama ini kita hanya melihat matahari di siang hari dan bulan di malam hari secara bergantian, namun kini dapat dilihat matahari dan bulan terbenam dan terbit secara bersamaan

Salah satu tempat wisata yang sekaligus menjadi simbol dari kota Jakarta adalah Monumen Nasional (Monas). Monas yang di ujung atasnya diberi lapisan emas ini tidak hanya menjadi objek wisata saja tetapi juga menarik untuk dijadikan objek photography.

Pelanggaran lalu lintas sudah menjadi hal yang lumrah di negeri ini. Seperti dua pelanggaran di atas yaitu sebuah kendaraan umum yang melintas di jalur bus way dan seorang pengendara motor yang melintas berlawanan arah.

Memancing tidak selamanya menjadi kegiatan yang membosankan, tetapi juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan selama liburan. Apalagi jika setelah memancing seharian, kita pulang membawa ikan hasil tangkapan untuk disantap bersama keluarga

Terlahirnya kita ke dunia ini memang untuk hidup dan menjalani kehidupan. Namun demikian, kesadaran setiap insan akan hal ini kadang terabaikan, seakan kita terlahir hanya untuk hidup seadanya dan akhirnya menemui kematian.

Kekeringan akibat kemarau panjang di beberapa negara tentu masih menyisakan kenangan pahit dan rasa iba yang mendalam. Bukankah alam ini telah mengalami proses siklus kehidupan sejak berabad-abad lamanya dan mestinya tetap terjadi keseimbangan dalam proses penguapan, awan, hujan dan air.

Tubuh manusia ini sangatlah komplek, memerlukan supply beberapa unsur-unsur penting seperti karbohidrat, protein, lemak, dan juga vitamin. Selain itu, untuk membantu kelancaran proses pencernaan dan metabolisme dalam tubuh, kita juga memerlukan serat-serat yang terkandung dalam sayuran.

Pesona pemandangan alam sangatlah menarik perhatian, seperti halnya mereka yang memiliki rumah di kaki gunung yang merasakan kenyamanan dan kesegaran udara yang alamiah. Selain lingkungan yang ramah, udara yang segar dan pelayanan umum pun sudah dapat diakses dengan mudah.

Paduan warna hijau dan kuning pada bunga ini seakan memberi isyarat bahwa dalam hidup ini kita butuh motivasi dan semangat yang tinggi. Agar hidup ini berbunga sebagai tanda kebahagian dan dapat berbiji sebagai wujud keberhasilan

Tidak hanya anak muda yang harus selalu bersemangat dalam hidup, tapi juga orang tua yaitu seorang nenek pun harus selalu optimis memandang kehidupan. Semangat muda harus tetap tumbuh, walaupun raga sudah tua.

Orang-orangan sawah yang unik berdiri gagah menjulang diantara padi-padi hijau yang tumbuh di hamparan sawah tanah klaten. Padi-padi tersebut yang nantinya akan dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup para petani klaten.

Kumpulan awan biru yang sangat indah, bersih dan cerah tampak di kota klaten tercinta. Awan yang bebas dari polusi, putih dan bergerak bebas di langit biru. Let’s make health world.

Ini adalah gambaran dari pasar tradisional di wilayah pedan, klaten. Pasar ini akan ramai setiap wage (istilah pekanan dalam jawa). Banyak sekali ditemui kerajinan tangan dari bambu yang masih banyak diminati masyarakat.

Mengenang masa-masa sewaktu SMA di bawah tiang bendera sembari menikmati udara sore. Sahabat adalah mereka yang selalu tetap dekat dihati dan akan selalu ada lantunan doa serta rasa rindu untuk mereka.
Kategori 3 – anak pintar anak berbakti

Begitu bahagianya orangtuaku saat aku diterima di IT Telkom, perguruan tinggi yang banyak diminati masyarakat. Namun dibalik itu semua, sesungguhnya aku tidak bahagia kuliah di sini karena kuliah di sini bukanlah impianku, tapi impian orangtuaku.

Ayahku seorang tukang becak. Setiap hari ia membanting tulang untuk menghidupi keluargaku dari pagi hingga petang, baik panas maupun hujan. Baginya keluarga adalah segala-galanya, apalagi saat ini aku diterima di IT Telkom dan membutuhkan biaya yang sangat besar.

Penghasilan ayahku tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan pendidikanku di IT Telkom maupun kebutuhan keluarga. Karena itu, ibuku pun harus ikut mencari nafkah untuk keluarga kami. Ibu terpaksa berjualan di pasar karena ia ingin melihat anaknya menjadi orang yang sukses.

Seiring waktu berjalan aku pun terpengaruh oleh lingkungan, sehingga membuatku menjadi anak yang sombong, suka berhura-hura bahkan tidak mengakui keadaan ekonomi keluargaku yang kurang mampu. Aku selalu meminta segalanya seperti layaknya orang kaya yang dipenuhi dengan harta benda yang mewah.

Karena kesombonganku itu, dalam bergaul pun aku memilih-milih teman, aku hanya ingin berteman dengan orang yang berkelas saja. Gaya dan penampilanku pun seperti orang kaya, tidak menunjukkan kalau aku orang yang tidak mampu.

Suatu hari, ketika bangun tidur, aku melihat orangtuaku bersiap untuk mencari nafkah. Saat itu juga, hatiku pun terhanyut melihatnya. Demi menghidupi keluarga mereka harus bangun pagi, tak kenal hujan, mereka ikhlas menjalaninya. Semua itu mereka lakukan demi membahagiakan aku.

Ketika orangtuaku pergi mencari nafkah, aku mulai merenung dan menyadari apa yang telah kulakukan selama ini salah. Selama ini aku hanya bisa berfoya-foya, bersenang-senang, melupakan kewajibanku sebagai seorang anak yang seharusnya memberikan yang terbaik untuk orangtua.

Sekarang adalah saatnya bagiku untuk membahagiakan orangtua, dengan menyiapkan minuman untuk ayah yang telah seharian bekerja membanting-tulang untukku dan keluarga. Melihat ayah tersenyum, akupun sangat bahagia seperti ada pancaran kebahagian di wajahnya.

Aku akan membuktikan kepada orangtuaku bahwa apa yang telah mereka perjuangkan selama ini tidaklah sia-sia. Dengan belajar tekun, berdoa dan berusaha akan kuwujudkan impian terbesar mereka yakni melihat keberhasilanku dalam menuntut ilmu dengan memperoleh nilai yang sangat memuaskan.

Akhirnya aku bisa mewujudkan impian terbesar orangtuaku. Aku pun lulus dan wisuda dengan memperoleh nilai yang sangat memuaskan. Tidak hanya itu, setelah lulus dari IT Telkom aku pun diterima kerja di instansi pemerintahan.
Kategori 2 – yang jujur adalah yang berhasil

Ibu Erma adalah seorang dosen mata kuliah Information Retrieval di Institut Teknologi Telkom Bandung. Hari ini ada jadwal mata kuliah Information Retrieval dan Ibu erma akan mengajar di kelas IFX-RPLD-01

Anak-anak mahasiswa IFX-RPLD-01 menunggu kedatangan Ibu Erma sambil saling bercanda, membaca pengumuman atau sekedar menikmati pemandangan luar. Semuanya berharap akan lulus tepat waktu dari kampus Institut Teknologi Telkom Bandung ini

Akhirnya Ibu erma datang dan menuju ke ruang kelas. Mahasiswa segera mengikuti sang dosen untuk masuk ke kelas, ada yang malas dan ada juga yang antusias untuk segera masuk ke dalam kelas. Kuliah Information retrieval segera dimulai.

Kuliah sudah berjalan 1 jam. Saat dosen menjelaskan materi, bisa terlihat antusias dan aktivitas para mahasiswa yang sebenarnya. Ada Risna yang mengikuti kuliah dengan sungguh-sungguh, Dwi yang justru tidur, Mitul yang asyik berdandan serta Fajar yang justru browsing internet

Di akhir pelajaran, tiba-tiba dosen memberikan quiz untuk menguji kemampuan para mahasiswa atas materi yang sudah disampaikan. Semua terlihat tegang dengan adanya quiz yang tiba-tiba ini. Hanya Risna yang terlihat siap karena memang dari awal ia memperhatikan kuliah dengan baik

Macam-macam tingkah para mahasiswa. Ada Risna yang tetap berusaha mengerjakan quiz dengan kemampuannya sendiri. Ada juga mahasiswa lainnya seperti Dwi, Mitul dan Fajar yang justru menyontek dan bekerjasama dalam mengerjakan quiz karena tadi mereka sama sekali tidak memperhatikan dosen

Hasil dari Quiz Information Retrieval akhirnya keluar. Ternyata Dwi, Fajar dan Mitul mendapatkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan Risna. Padahal mereka mengerjakan dengan cara yang tidak jujur. Apakah hanya parameter nilai yang akan menentukan keberhasilan?

Waktu berlalu tahun berganti. Pada akhir semester, akhirnya hasil total semua nilai Information Retieval keluar. Dan terlihatlah mahasiswa mana yang menguasai ilmu dan mana yang hanya mengejar nilai? Kesuksesan akan didapatkan untuk mereka yang jujur dan selalu bekerja keras

Kesuksesan memang tidak bisa secara instan kita dapatkan, tapi seorang yang sukses tidak akan pernah berhenti untuk selalu berusaha sampai akhirnya kesuksesan tersebut menghampirinya. Risna pun mampu wisuda tepat waktu

Belajar dari kegagalan adalah sebuah sikap yang sangat bijaksana. Akhirnya Dwi, Mitul dan Fajar yang harus mengulang mata kuliah Information Retrieval di tahun berikutnya, mulai serius mengikuti kuliah setelah mereka gagal lulus dalam kuliah Information Retrieval tahun sebelumnya.